Kamis, 12 April 2018

Peka Dikit Sih...!!

Allah selalu mengawasi kehidupanmu, kenapa kamu tidak peka?
Allah Selalu ada, kenapa kamu lena sama Dia?
Allah merindukanmu, Dia ingin menemuimu di sepertiga malam, tapi kenapa kamu tidak peka?
Allah 5 kali memanggil kamu setiap hari. tapi kenapa kamu selalu menutup telinga

Di mana sih urat pekamu itu?
Dikasih nafas gak bersukur
Dikasih mata masih aja protes
Di kasih kaki tetap aja malas

Lalu buat apa hidup kamu???..........
PEKA DONG....!!!



Hijrah itu Indah

Langkah kehidupan yang baru di dunia tahfidz bukan suatu impian yang pernah terbesit dalam hati dan fikiran, apalagi dalam dreams list. sama sekali tidak. Dunia jahiliyah yang sempat kuikuti adalah salah satu jalan yang aku sesali. tapi, buat apa juga menyesali hal yang sudah berlalu. saat ini tugas utamaku adalah memperbaiki bukan menyesali. susah memang di saat haru meninggalkan ksenangan-kesenangan yang pernah kurasa. But.......yakin itu perlu. Allah itu sayang padaku, itulah keyakinan yang tertanan dalam hati dan jiwa ini. Alhasil Allah menggiring langkah ini menuju jalan yang memang kurasa jauh lebih baik dari dulu, bahkan sangat jauh dari kefanaan dulu yang lebih cenderung pada hal-hal yang menghasilkan suatu maksiat. Dari sinilah aku belajar banyak hal dari Allah yang tidak pernah meninggalkanku dalam segala kondisi apapun, namun apa yang kulakukan dulu tak mencerminkan balasan cinta kepada Dia yang selalu mencurahkan cintaNya meskipun tak kusadari.
Di sinilah sekarang aku ditempatkan.
Di sinilah aku disatukan dengan mereka 
Di sinilah aku banyak belajar untuk memperbaiki diri
Di sinilah aku memulai mengukir sejarah-sejarah indah yang ingin kujadikan cerita yang indah dan menginspirasi di masa yang akan datang. jika Allah meridhoi.
Jujur, jalan ini bukan pilihanku, tapi ini adalah pilihan tuhan yang terbaik untukku. pernah terbesit kenapa aku tak seperti ini dari dulu. kenapa aku haru melalui jalan yang sangat gelap, serasa tak ada penerang satupun di dalamnya. Tapi itu adalah dulu, sekarang adalah saat pembalasan pada masa-masa yang telah berlalu untuk menjadi yang terbaik di hadapan Allah dan terbaik di hadapan ummat.

"Kesuksesan itu milik Allah, jika aku ingin sukses berarti aku haru mendekati yang memiliki kesuksesan itu", batinku.
memang benar buat apa kita kerja mati-matian namun kita tidak pernah mendekati yang memilki segalanya?, itu mah sombong namanya. 

Aku sadar, aku belum bisa menjadi orang yang terbaik, tapi karena Allah aku bisa merubah segala kejelekan pada diriku.

SAHABATKU..................
Hijrah itu Indah, jujur dah. bahkan lebih indah dari apa yang kau bayangkan. ada ketenangan yang menyertainya. jadi mari kita berhijrah dari kegelapan itu.....kita hidup di dunia tak selamanya, jadi hiduplah yang bermakna dan ukirlah keindahan keindahan serta berlarilah menuju keridhoan Dia, yang telah menciptakanmu.
#Dewy Hideaki

Selasa, 10 April 2018

LITERASI





Literasi memiliki keidentikan sendiri. 
Literasilah yang mengajariku bagaimana bermain dengan kata.
Literasi yang mengajariku bagaimana mengungkapkan hati lewat tulisan
Literasi yang mengajariku memahami ruang lingkup sudut pandang
Dan Literasilah hobiku


SAYA BOLEH MATI, TAPI TIDAK DENGAN TULISAN SAYA.

Dewy Hideaki


Cerpen

Dakwahku Untuk CintaNya Perlahan mataku menatap sepasang bola mata wanita parubaya di hadapanku. Ada raut kesedihan yang menyeruak hi...